Unik! 5 Budaya Teraneh Ini Tak Hanya Sekedar Imajinasi!

by
budaya teraneh

Setiap wilayah pasti memiliki kebiasaan dan kepercayaan tradisional yang berbeda-beda. Perbedaan inilah yang menjadikan dunia kita kaya akan budaya. Bahkan dalam satu wilayah (misalnya satu kota, provinsi, atau negara) memiliki budaya yang jumlahnya tidak hanya satu atau dua melainkan ratusan hingga ribuan. Tengok saja budaya negeri kita sendiri yang setiap wilayahnya pasti memiliki ciri khas budaya masing-masing. Bahasa, kebsaan, tarian, rumah adat, lagu tradisional, berbagai macam bentuk kebudayaan itu hingga terkadang kita sendiri tidak mengenalnya secara dalam.

Uniknya, budaya tersebut terkadang tidak mengenal apakah berlangsung secara damai dan mendatangkan kebahagiaan atau justru merupakan sebuah budaya yang bisa dikatakan bertentangan dengan ajaran agama, norma yang berlaku, apalagi peraturan yang ditetapkan negara. Percaya tidak percaya, 10 budaya ini mencerminkan adanya kepercayaan yang bukan hanya isapan jempol dan imajinasi semata, tetapi memang ada dan mengakar pada masyarakat lokal. Apa saja 10 budaya teraneh itu? Yuk kita simak ulasan singkatnya!

Voodoo & Kepemilikan Spiritual

Siapa yang tidak tahu ritual satu ini? Meski diketahui sebagai sesuatu yang buruk, ternyata Voodoo merupakan sebuah budaya yang ada di yang berasal dari sebuah agama yang terdapat di daerah Afrika Barat. Hampir sama seperti yang digambarkan oleh beberapa adegan dalam film-film terkenal, ritual ini memang bertujuan membuat tubuh korban menjadi bisa dikendalikan oleh pelaksana ritual ini. Nantinya, korban akan dikendalikan untuk masuk ke sebuah hutan di mana tubuhnya akan digunakan oleh Roh Bumi selama tiga hari tanpa makan dan minum. Memang benar bahwa ritual ini sangat berbahaya dan bisa menimbulkan luka pada korban tanpa disadari.

Penghormatan terhadap kematian

Yanomami merupakan suku yang hidup di pedalaman Amazon dan dinilai sebagai salah satu suku paling primitif di dunia. Bagi mereka, kematian bukanlah sebuah fenomena yang alami. Mereka akan mengkremasi mayat dari anggota suku yang meninggal kemudian abunya akan dicampur dengan pisang agar bisa berfermentasi. Campuran abu mayat dan pisang ini akan dikonsumsi oleh suku tersebut dengan maksud memastikan bahwa semangat hidup dari orang mati tersebut akan tetap hidup.

Kanibalisme dan Necrography

Salah satu kasus sadis yang pernah terjadi di Indonesia adalah kanibalisme yang dilakukan terhadap Sumanto yang memakan jenazah yang baru saja dikuburkan. Meski sadis, ternyata kanibalisme juga menjadi sebuah budaya yang ada di kota Varanasi, India, dan dilakukan oleh Suku Aghori Babas. Dalam budaya Hindu, terdapat lima jenis mayat yang tidak bisa dikremasi yaitu: mayat orang suci, anak-anak, wanita hamil atau wanita lajang, dan mereka yang meninggal akibat penyakit kusta dan gigitan ular. Karena lima jenis mayat ini tidak bisa dikremasi, maka jasad mereka akan dibiarkan mengapung di sungai Gangga dan akhirnya dimakan oleh Suku Aghori.

Impaling

Merupakan tradisi yang sangat ekstrim namun masih menjadi budaya yang diakui dan dilestarikan di Phuket, Thailand. Budaya ini berupa sebuah Festival Vegetarian yang diisi dengan aksi ekstrim berupa menghunus tombak, pisau, pedang, dan benda-benda tajam lainnya melalui pipi mereka sebagai keyakinan bahwa para dewa masuk dalam tubuh mereka untuk melindungi mereka dari kejahatan dalam bentuk apapun.

Tarian Matahari

Budaya ekstrim lainnya adalah yang dipercaya dan dilakukan oleh penduduk asli Amerika dengan melakukan ritual untuk menghormati Roh Agung dan Pohon Kehidupan. Ritual ini dimulai dengan menusuk kulit dada korban dengan batang bertali yang dihubungkan ke tiang Pohon Kehidupan. Si korban harus bergerak maju mundur dengan maksud melepaskan ikatan tersebut dan ritual ini terjadi selama berjam-jam. Anda bisa bayangkan bagaimana sakitnya si korban bukan?

Cukup ekstrim bukan budaya yang ada di beberapa wilayah di dunia ini? Meski aneh dan cenderung menyimpang menurut kebanyakan orang, namun ini adalah budaya mereka dan mereka percaya akan apa yang mereka lakukan. Menghargai menjadi jalan tengah yang paling baik menanggapi budaya-budaya yang cukup menakutkan ini.