Berencana Traveling ke Jepang? Jangan Kaget dengan Kebiasaan-kebiasaan Ini!

by

Berencana berkunjung ke luar negeri, jangan lupa mencari tahu referensi tentang negara tersebut. Pasalnya, tidak semua tradisi dan kebiasaan kita bisa dilakukan atau diterapkan di sini. Termasuk nih, di Jepang. Ini dia yang perlu kamu ketahui tentang uniknya Jepang pertama kali menginjak negara ini.

Toilet super canggih

Jangan melongo karena melihat betapa canggihnya – dan betapa ndesonya kamu ketika menggunakan toilet umum di Jepang. Toilet yang tidak hanya dilengkapi dengan flush ini memang sedikit membingungkan. Toilet ini dilengkapi dengan tombol bidet khusus untuk membilas bagian kewanitaan, shower untuk membilas bagian toilet setelah buang air besar, stop untuk menghentikan aliran air, water pressure untuk memperbesar/mengecilkan aliran air, serta flushing sound, yaitu suara yang keluar untuk ‘menyamarkan’ bunyi air di toilet. Suara ini bahkan bisa diperbesar atau dikecilkan sesuai kebutuhan, lho.

Bersandar di bahu orang lain

Kebiasaan yang satu ini kadang menjengkelkan untuk kita yang ada di Indonesia. Namun, di Jepang apalagi di kereta-kereta menjelang malam, kamu jangan kaget jika orang lain bersandar di bahumu. Itu dikarenakan mereka mungkin sangat kelelahan dan mengalami perjalanan panjang. Jadi mohon dimaklumi ya.  Adek lelah, bang. Hehe.

Mabuk di tempat umum

Jika tidur di tempat umum tadi mungkin masih bisa dimaklumi. Namun, kebiasaan mabuk di tempat umum juga terjadi di Jepang. Mereka sendiri memiliki kebiasaan minum alkohol yang sangat sudah biasa. Terutama kebiasaan meminum sake di warung-warung minuman setempat. Ada yang berjalan sempoyongan, ada juga yang berjalan berangkulan dengan teman-teman. Bahkan ada yang tidak sadarkan diri di tempat. Tidak jarang dari mereka masih memakai setelan kerja, lho!

Piknik dan pesta di kuburan

Jika kita tahu istilah nyekar atau ziarah makam, orang Jepang malah memilih berpesta dan piknik di pemakaman. Tradisi ini disebut Hanami. Biasanya dilakukan di musim semi. Mereka makan-makan, minum-minum bahkan bernyanyi-nyanyi. Hal ini sebenarnya adalah sebuah bentuk penghormatan kepada leluhur. Acara ini biasanya sekaligus momen untuk menikmati keindahan bunga sakura yang sedang bermekaran.

Bersendawa

“Hush!” atau “Jorok, ih!” mungkin adalah kata pertama jika kita bersendawa di depan teman atau keluarga, terutama sehabis makan. Namun berbeda di Jepang, bersendawa setelah makan justru merupakan tanda bahwa seseorang sangat menikmati sajian yang ada. Bersendawa merupakan ekspresi puas seseorang bila dijamu makan oleh rekan atau keluarga.

Mandi bersama

Jika kamu menyukai wisata yang menghilangkan stres atau kegiatan yang membuat rileks, pemandian air panas adalah wisata pilihan terfavorit di Jepang. Tapi jangan kaget, di sana pengunjung biasanya mandi tanpa sehelai benang pun. Yap, dengan telanjang. Kebayang nggak sih betapa awkward-nya. Hehe. Tapi tenang, mereka semua cuek dan menganggap biasa hal yang satu ini. Mereka hanya akan melakukan kegiatan mereka masing-masing. Tapi nggak jarang dari mereka bisa mengobrol ketika mandi bersama.

Jalanan bak Catwalk

Di Jepang, jangan kaget karena walaupun cuma jalan-jalan di pinggir kota, banyak masyarakat terutama anak muda yang suka bergaya. Head to toe. Istilah Kawaii fashion lahir dari menjamurnya gaya-gaya yang diangkat dari budaya mereka sendiri, misalnya anime. Jadi, tidak hanya di acara-acara cosplay saja. Hmmm.. Keren, deh!

Nah, itu dia gambaran kebiasaan-kebiasaan di Jepang. Unik, aneh sekaligus bikin penasaran ingin melihat sendiri kan?