5 Festival Budaya Terbaik di Indonesia yang Wajib Ditonton

by
festival budaya

Sejak dahulu Indonesia memang dikenal memiliki beragam kekayaan budaya yang sangat khas dan unik. Bagaimana tidak, Indonesia memang mempunyai lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa. Keanekaragaman budaya ini menjadikan Indonesia kaya akan beragam festival budaya yang menarik dan unik untuk ditonton. Berikut ini merupakan 5 festival budaya terbaik di Indonesia yang layak disajikan, bahkan di mancanegara.

Festival Danau Sentani

Festival Danau Sentani merupakan festival pariwisata tahunan yang digelar di sekitar Danau Sentani, Papua. Festival yang telah diselenggarakan sejak tahun 2007 ini banyak diikuti oleh turis lokal maupun Belanda. Di dalam festival, ada beberapa pertunjukkan yang dipertontonkan seperti tari-tarian adat di atas perahu, upacar adat, tarian perang khas, dan beragam kuliner khas Papua. Biasanya festival ini digelar pada pertengahan bulan Juni setiap tahunnya selama lima hari berturut-turut.

Festival Budaya Nias

Festival Budaya Nias mempertontonkan atraksi yang cukup unik, yaitu melompat batu. Biasanya festival ini diselenggarakan pada bulan Agustus setiap tahunnya di Desa Bawomataluo, Nias Selatan. Hingga saat ini, lompat batu menjadi ikon wisata dari Pulau Nias. Bahkan pernah diabadikan pada gambar pecahan uang kertas seribu rupiah di Indonesia pada tahun 1992.

Festival Erau Kertanegara di Kalimantan Timur

Kutai Kartanegara memiliki festival budaya tertua di nusantara, yaitu Festival Erau Kartanegara. Festival ini telah berlangsung selama berabad-abad, seiring dengan sejarah Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Festival Erau sudah ada sejak awal Kesultanan Kutai berdiri. Hingga saat ini, festival ini diadakan sekali setiap tahunnya dengan pusat kegiatan di Kota Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Festival Karapan Sapi dari Madura

Karapan sapi merupakan sebuah istilah yang sering digunakan untuk menyebut perlombaan pacuan sapi dari Pulau Madura. Perlombaan ini biasanya memasangkan sapi yang sedang menarik kereta kayu untuk diadu cepat melawan pasangan sapi lainnya. Biasanya perlombaan berlangsung sekitar sepuluh detik hingga satu menit dengan panjang lintasan sekitar 100 meter. Waktu penyelenggaraan festival ini biasanya sekitar bulan Agustus dan September setiap tahunnya. Dengan pertandingan final dilangsungkan pada akhir bulan September atau Oktober.

Festival Makepung Balap Kerbau di Jembrana Bali

Dalam bahasa Indonesia, Makepung artinya berkejar-kejaran. Sehingga Festival Makepung merupakan tradisi berupa lomba pacu kerbau yang sudah lama melekat pada masyarakat Bali, khususnya di Kabupaten Jembrana. Awalnya tradisi ini merupakan kegiatan iseng yang dilakukan oleh masyarakat sekitar. Namun akhirnya berkembang dan semakin banyak diminati oleh masyarakat maupun para wisatawan.

Sejak dahulu Indonesia memang dikenal memiliki banyak budaya yang khas dengan daerahnya masing-masing. Beberapa festival budaya Indonesia di atas merupakan warisan budaya yang masih ada hingga saat ini. Dan tentunya harus dipertahankan hingga anak cucu kita besok.